|
Saat ini pun....
Ruh alam tak ingin sehela nafasku tanpa kerinduan
Mentari temaram melukis senyummu di atas riak ombak
Dan nyanyian gelombang,
Menemaniku menyambut malam
Kau lihat???
Mereka di tutupi topeng kemunafikan...
Kau rasakan???
Mereka menyentuhmu dengan jilatan kenistaan...
Kau dengar???
Mereka berteriak lantang tentang kebohongan...
Kau cium???
Mereka menebar bau kebusukan hati...
Lalu apalagi!!!!...
Ternyata hidup hanya untuk melihat...
Merasa...
Mendengar...
Mencium...
Hidup yang menjijikan...
setia sampai akhir dalam keyakinan
|